bagaimana membuat NPWP


Dengan semangat mentaati kewajiban sebagai warga negara,dan since kantor juga sudah ok untuk memberikan informasi SPT untuk pelaporan pajak, maka mumpung waktu di project masih sedikit lowong, saya mengatur waktu untuk melakukan pendaftaran dan pembuatan NPWP.

langkah pertama yang pasti ngobrol ama rekan2 kantor yang sudah melakukan pembuatan NPWP,rata-rata memberikan masukan cukup mudah dan butuh waktu 2 hari untuk mendapatkan kartu NPWP.

lalu saya melakukan browsing ke http://www.pajak.go.id, situsnya lumayan cepat diakses, sayang infonya banyak membuat bingung – apa karena saya gak ngerti pajak ya? hehehe, nah, fitur yang paling penting saya akses adalah informasi kantor pajak untuk pendaftaran NPWP saya.

karena berkelurahan dan berkecamatan kebon jeruk, informasi yang ditampilkan adalah  KPP Pratama Jakarta Kebon Jeruk Dua di  Jl. KS. Tubun No. 10, agak bingung juga sih, kok rumah di kebon jeruk tapi daftar NPWP di tanah abang. tapi ya sudah, pikir2 mungkin karena pembagiannya.

Lalu langkah ketiga, menelpon kantor pajak untuk mengetahui jadwal buka kantor, wow, pelayanan via telepon ternyata memang beda, gak seperti dulu, yang ngangkat ketus dan suka2 jawabnya, kali ini ‘bahasa’ pelayanan benar-benar dilakukan oleh staff kantor pajak, jadwal kantor semua sama buka dari 07.30 s/d 17.00.

nah, hari selasa pagi (2 dec 2008), berangkatlah saya dari rumah kurang lebih pk. 07.00, supaya bisa nyampe pagian gitu dan menghindari macet. apalagi dapat info dari teman, makin siang antrian makin ramai, jarak tempuh cuma 4km, posisi kantor pajak cabang II tanah abang ini ‘strategis’ sekali untuk ‘macet’, wong lokasi mikrolet dan kopaja mangkal disitu🙂

saat tiba, suasana masih sepi, setelah parkir langsung PD masuk ke dalam gedung, kebetulan ada satpam penjaga,
saya bertanya,”Pak, pendaftaran NPWP di loket mana ya?”
Satpam,”adik kelurahan dan kecamatan mana?”
saya,”kelurahan dan kecamatan kebon jeruk pak..”
Satpam,”Wah, kalau kebon jeruk bukan disini dik, tapi di jl. Arjuna samping tol kebon jeruk..”
saya,”Loh? saya cek info di web loh pak, infonya disini..”
Satpam,Grogi (mungkin gak ngerti internet?),”Coba tanya ama staffnya deh”, sambil menunjuk seorang
mbak2 yang baru nyampe.

Saya,”Pagi mbak, mo nanya, daftar NPWP disini kan ya?”
mbak,”Iya betul pak, kelurahan dari mana pak?”
saya,”kebon jeruk..”
mbak,”wah, kalau kebon jeruk bukan disini pak, tapi di kantor cabang arjuna..”
saya,”ya.. padahal saya check info via website pajak loh mbak?”
mbak,”Oh, mungkin karena serangan hacker pak, karena minggu lalu system kita terganggu karena serangan hacker”
saya,”Oh gitu toh,kalau gitu boleh minta form lembar pendaftaran gak? supaya cepat saya isi aja..”
mbak,”Oh boleh, sebentar ya saya ambilin..”

setelah diberikan 2 lembar form pendaftaran pajak, dan membayar parkir 1000 perak maka saya pun ‘kabur’, sempat kepikir apa langsung ngurus ke kantor pajak yang tepat atau langsung ke kantor aja, tapi karena males dengan macetnya langsung meluncur ke kuningan deh..

day 2.

kemarin, untung gak jadi ke kantor pajak Arjuna, karena rupanya saya lupa membawa surat keterangan kerja dari kantor.
so, setelah mengisi semua info di form pendaftaran, yang isinya:

  1. nama lengkap
  2. alamat lengkap
  3. status pernikahan
  4. jenis pekerjaan

yang kesemuanya bisa dicopy paste dari info KTP, lalu 1 buah fotocopy KTP dan surat keterangan bekerja dari HRD kantor.

setelah nyasar karena jalur 1 arah, dan kena macet kemanggisan yang eudan, nyampe juga setelah melewati area jalan pintas sekolah bina bangsa.

pas nyampe, jam 07.15, kondisi sepi benar, langsung ke koridor, pengen duduk nunggu jam 07.30, eh petugasnya memanggil dengan ramah dan menanyakan ada keperluan apa.

saya menyatakan ingin melakukan pendaftaran NPWP, petugas lalu mengecheck informasi yang sudah saya bundle dalam 1 map, lalu meminta saya menunggu panggilan. sambil iseng membaca koran saya menunggu dan mengawasi, cuma ada saya dan 1 orang bapak2 yang sedang mengurus NPWP, masih sepi melompong gak ada pendaftar lain.

setelah 20 menit, saya dipanggil, buset ama kartu NPWP udah jadi, rupanya system online pajak sudah beres minggu ini, setelah membubuhkan tanda tangan di lembar tanda terima saya menerima kartu dan surat keterangan terdaftar, yang mencantumkan nama saya, nomor wajib pokok pajak (NPWP), alamat dan status usaha.

pada field kewajiban pajak, pilihan PPh pasal 25 dan PPh pasal 29 di centang..
hmm, ini ‘beban pajak’nya apa aja ya?
ntar deh, ada waktu browsing2 lagi cari info.

wah senangnya, proses pendaftaran berjalan mudah dan cepat, tanpa banyak masalah (kecuali info pajak.or.id yang menyesatkan saya ke kantor pajak yang salah).

Front end pajak kita patut diacungi jempol, setidaknya, pelayanan mereka untuk mengurus pendaftaran tidak berbelit2 dan tidak membuang waktu kita.

hopefully, kualitas yang sama juga ditunjukkan saat melakukan pelaporan SPT dibulan maret nanti, dan tetap konsisten menunjukan kualitas pelayanan.

Korupsi mulai disikat dengan keras, pajak mulai diterapkan dengan bijak.

artinya, pemerintah indonesia mulai ada kemajuan untuk berubah. sekali lagi, moga2 K*O*N*S*I*S*T*E*N.

~ by celemotan on 5 December, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: