Virus yang membuat File ‘hilang’ (baca: di-hidden)


Well, cerita minggu lalu rupanya belum selesai..
silakan check arsip untuk cerita laptop istri saya yang terserang worm/virus,
singkat cerita setelah recover proses di HP danamon, laptop berjalan normal
dan sambil menunggu waktu pulang ke bandung, beberapa hari di jakarta
laptop saya install beberapa program seperti office dan beberapa program standard lain.

sempat juga saya explore untuk membuat backup file dari norton ghost 2003 (punya kantor dan lama ga dipakai), cuma bingungnya saat akan membuat emergency recovery CD yang ada cuma utk FDD bukan CD/DVD rom – untung setelah berguru dengan bos Jimmy Auw, dapatlah kisi2 gimana caranya membuat bootable CD yang berisi file Ghost untuk melakukan recovery saat system windows tidak dapat dimasuki.

Pas pulang kemarin,nyonya cerita rupanya di tempat kerjanya sedikitnya 6 laptop mengalami masalah yang sama, guess what – semua menggunakan AVG antivirus (demi pengiritan) yang selalu terupdate.

Nah, today, saat akan mengakses file data, mulainya masalahnya muncul, nyonya mencoba mengakses file-file arsipnya dan menemukan banyak folder kosong,padahal sebelumnya yakin di dalam folder tersebut ada file terakhir yang pernah dikerjakan.
ya karena memang tidak ditemukan dimana-mana akhirnya folder di delete ke recycle bin.

lalu mulailah nyonya panic mode, karena file yang sabtu lalu terakhir dikerjakan hilang tak berbekas, padahal yakin file disimpan di salah satu directory yang ada, padahal minggu ini harus di-review dan next monday akan digunakan.

mulailah mencari jejak2 file ada dimana saja, karena sempat disimpan di beberapa komputer dan laptop (during crash sabtu lalu, terpaksa minjam komputer adik dan laptop mertua untuk ngetikin tugas di file tersebut), panik, karena semua sudah di delete! Untunglah, selasa lalu saya sempat menemukan halaman blog (http://ebsoft.web.id/?p=113) yang menayangkan 3 file recover file yang sudah dihapus bersize kurang dari 1 Mb dan GRATIS..
within 2 minutes, akhirnya ketemu file yang dimaksud dan YES bisa direcover. fiuh..

nah, lucu kedua muncul nih, saat file yang berhasil diselamatkan akan di copy ke Folder laptop yang sudah di recover,muncul peringatan bahwa apakah akan melakukan penimpaan file (overwrite) pada file yang ada? loh? dilihat di window explorer file dimaksud gak ada kok..

waduh, dari sini logika mulai jalan, jangan-jangan virus kemarin sempat meng-hide (change attribute to hidden) beberapa file office. ya udah, cobain ilmu dasar D*O*S dengan step:

  1. Klik Menu Start > Run > Ketikan ‘CMD‘ (tanpa tanda petik)
  2. lalu menuju folder lokasi dengan command ‘CD‘ (tanpa tanda petik) dan nama dari folder
  3. saat di check dengan command ‘dir /a‘, rupanya nampaklah file yang dimaksud dan rupanya berstatus hidden
  4. akhirnya coba dengan command ‘attrib -r -h [file.doc]‘ (tanpa tanda petik)
  5. Totet!!! gak mau, muncul error: Not resetting system file ..
  6. what the *@#$%^, ya udah coba googling dengan message diatas, ketemu dah http://support.microsoft.com/kb/81361, rupanya saya kurang 1 attribute -S
  7. So, coba lagi dengan ‘attrib -s -r -h [file.doc]‘ dannnn berhasil…
  8. dicoba diakses akhirnya bisa, nah nyonya mulai bilang, bahwa ada beberapa folder yang sudah beliau delete sebelumnya karena kosong, jangan-jangan juga sebenarnya berstatus hidden.
  9. ya udah coba recover dengan file diatas, dan ternyata memang banyak file yang ter-set HIDDEN dan READ only.
  10. So se-sorean melakukan recover dan dan set Attrib diatas.

Nyonya cerita, bahwa banyak rekan2nya mengalami hal diatas dan bahkan ada rekannya yang sampai nangis, karena file kerjaan yang udah dikerjakan setengah mati hilang tak berbekas di USB drivenya..
sayang, coba hal ini ketahuan lebih dulu, mungkin bisa dicobain deh langkah diatas.

damn, kasihan yang jadi korban virus tolol dan nyusahin orang yang gak ngerti apa2.

pembelajaran saja:

  • selalu sedia dan gunakan tool untuk backup & recovery yang reliable (jaga2 kalau sampai system bermasalah jadi gak perlu buang waktu untuk install 1 demi 1)
  • Saat file terdelete, jangan panik, search by google atau gunakan tool2 yang gratis atau berbayar (tergantung selera) untuk membantu ‘mencoba’ merecover file yang sudah terdelete (saya bilang mencoba, karena dalam prakteknya tidak semua file masih dapat direcover, tapi kan gak ada salahnya dicoba).
  • jika terserang virus dan banyak folder atau file hilang, jangan panik juga, mungkin saja tidak terhapus, coba gunakan perintah attrib diatas untuk mengecheck dan menormalkan kembali status file yang ter-hide atau read only.
  • Saya sempat diomelin nyonya juga nih, menjelaskan masalah yang berhubungan dengan GADGET kudu sabar buat mereka yang new bie, kadang memang mereka panik dan tidak banyak membantu, tapi ya kudu dijelasin dengan sabar, karena tidak semua hal dalam IT/Gadget dapat mereka mengerti, yang tidak istri saya mengerti kenapa orang tega menyusahkan orang lain, sementara hidup udah susah dijalanin he..he..

demikian sharing, maaf agak bersifat ngalor-ngidul, tapi ya moga membantu kalau ada masalah di mesin jendela (Pst, Nyonya udah setuju nih ke Mac kalau memang gak ada virus-cuma saya masih bingung SPSS jalan gak ya di Mac hue hue hue) – untung masalah begini terbantu karena orang-orang Generous seperti Bob dan Jimmy from Gadtorade dan tentunya mr. Google:))

salam

ferry

~ by celemotan on 7 March, 2008.

8 Responses to “Virus yang membuat File ‘hilang’ (baca: di-hidden)”

  1. KALO UDAH GAK BISA BACA WINDOWSNYA GIMANA?
    TOLONG BALAS YA.
    THANKS B4.

    • maksudnya gak bisa baca windowsnya?
      OS sudah rusak tidak bisa login? coba googling dengan pesan error yang ada..
      jika tidak ditemukan, cara paling cepat adalah melakukan reinstall ulang..

  2. Bro Anjas..
    jika kita sering menggunakan USB disk, make sure sering di scan dengan antivirus sebelum digunakan,
    lakukan juga step ini https://celemotan.wordpress.com/2008/03/05/mencegah-virus-menular-melalui-usb-drive.

    kemudian untuk komputernya sendiri, non-aktifkan fasilitas AUTORUN, yang biasa ditandai dengan kemunculan kotak isi dari USB disk kita, nah virus via USB disk banyak menular karena saat disk ditancapkan ke komputer-virus otomatis jalan karena autorun.

    Jika anda cukup mengerti teknis komputer, saya sarankan untuk menonaktifkan fasilitas autoRUN (disabled) via gpcedit.msc (jalankan via menu Start>RUN).

    cuma kelemahannya adalah, anda harus selalu membuka windows explorer untuk mengecek isi DISK – tidak otomatis terbuka, namun tentu saja ini mencegah virus langsung menyerang.

    semoga membantu

  3. satu pertanyaan saya bro, dgn kondisi diatas apakah kita bisa mencegah kondisi ini terjadi alias preventive action-nya bagaimana.mengingat anti virus yg kita pakai update terus.mungkin bro punya info..(karena saya juga mengalami hal yang sama🙂 )

  4. thanks a lot,

    it’s work at my life

    regards 😀

    riswan

  5. oh ya, btw 1 lagi, saat setelah folder di UN-HIDE..
    file dan sub-folder tetap ‘hilang’, sehingga sama sekali tidak berguna dengan folder propertise bawaan windows.
    mungkin jika menggunakan file explorer seperti FILE commander, rasanya mungkin baru bisa.

  6. bos syd..
    ini virusnya bikin system jadi lutju..
    saat dari window explorer setelah di UN-HIDE di OK/Apply,
    di check lagi, status file/folder menjadi HIDE kembali..
    makanya gak mempan pake cara gampang.. :-))

  7. bukannya windows explorer bisa dishow hidden files?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: