[review] Membuat SIM C RESMI (tanpa tumbal apalagi abal-abal) – bagian 1


Apakah sulit untuk membuat SIM C dengan cara Normal, no suap, no biaya siluman?
berikut ini saya sharingkan kisah saya mendapatkan SIM C dengan cara yang normal.
adalah sebuah keinginan saya membuktikan kalau pihak Kepolisian telah memperbaiki system pembuatan SIM mereka dan tentu, menghemat biaya dan tenang karena bertindak “jujur”.
karena SIM sebelumnya sudah lama mati, maka saya berkeinginan membuat SIM C baru di Samsat Daan Mogot.
Berangkat dari rumah di kebon jeruk jam 07.05 via jalan panjang menuju Samsat di daan mogot, tiba di samsat pukul. 07.40.
Masuk ke dalam ke pelataran parkir motor, Bayar 1500 utk 2 jam pertama.
Parkir, helm bisa dititipkan, jangan lupa minta nomor penitipan.
Lalu ke kantin di sisi kiri lahan parkir, untuk mendaftarkan diri test kesehatan, ada plang papan nama medical test, sehingga seharusnya tidak akan salah lokasi.
Siapkan ktp asli dan tunjukan lalu membayar uang 20 ribu, nyatakan utk pembuatan SIM C/A.
Lalu ke arah ruangan medical check di belakang loket pembayaran, ketemu 3 ibu-ibu penguji, berikan form merah yang sudah dijepret ktp Asli, disuruh duduk dan melakukan test mata 30 detik, cuma disuruh membaca urutan angka berapa yang ditampilkan melalui OHP.
Pasti lulus, diberikan form hasil test dan KTP asli, lalu keluar areal kantin dan ke kanan lahan parkir ke gedung utama.
form hasil test/uji kesehatan

form hasil test/uji kesehatan

Masuk lalu ke arah kiri, Lurus, lalu di kanan ada BRI dan loket pembelian asuransi.
Di depan BRI ambil nomor antrian, buka jam 8, karena saya datang pagian, maka disuruh nunggu, ambil slip setoran pembuatan SIM dan isi nama dan tanda tangan (address etc ga perlu), lalu siapan 75 ribu.
loket antrian Bnak BRI

loket antrian Bnak BRI

Sambil menunggu, ke loket asuransi dan membayar premi asuransi 30 ribu (naik boo), jangan lupa ambil slip pembayaran.
loket pembayaran Asuransi

loket pembayaran Asuransi

Di loket BRI, ternyata dibedakan antrian untuk perpanjang SIM (sebelah kiri) dan pembuatan SIM baru (kanan).
Mesin printer nomor antrian

Mesin printer nomor antrian

form bukti bayar dan nomor antrian

form bukti bayar dan nomor antrian

Setelah membayar, kita mendapatkan bukti bayar yang juga memiliki nomor tanda registrasi, lalu menuju loket di balik dari BRI, antri di loket pengambilan form pengajuan pembuatan SIM baru. tidak perlu membayar disini, namun kita diminta memberikan sumbangan PMI sekedarnya, kebetulan saya kasih 5000.
antrian pengambilan form isian pembuatan SIM baru

antrian pengambilan form isian pembuatan SIM baru

Isi data2nya, cukup gampang, hanya nama, alamat, nama ayah dan ibu, jenis SIM dan lain-lain.
form isian, bukti bayar dan bukti sumbangan PMI

form isian, bukti bayar dan bukti sumbangan PMI

Lalu kembali lagi ke arah bank BRI dan masuk dalam pintu ruang utama gedung, untuk meneruskan ke proses pembuatan SIM baru.
pintu masuk menuju loket pendaftaran/penyerahan dan ruang ujian SIM

pintu masuk menuju loket pendaftaran/penyerahan dan ruang ujian SIM

dari pintu utama ke arah kanan dan cari loket #4. Berikan form yang sudah anda isi, fotocopy KTP 2 dan bayar 10 ribu.
loket #4 antrian pembayaran dan penyerahan formulir pendaftaran

loket #4 antrian pembayaran dan penyerahan formulir pendaftaran

Lalu langsung menuju ruang ujian, ada 2 ruang, diatas lt. 2 dan bawah, saya ternyata kebagian ruang bawah, ruang cukup nyaman, bersih dan ber AC. Lalu menunggu waktu ujian.
table durasi pembuatan SIM, dengan catatan lulus teori:-)

table durasi pembuatan SIM, dengan catatan lulus teori:-)

Menurut jadwal sih 09.30, tapi entahlah.
jadwal Ujian teori SIM (yang menunggu kelas penuh baru ujian)

jadwal Ujian teori SIM (yang menunggu kelas penuh baru ujian)

Jam 08.30 seorang petugas berbaju dinas masuk dan menjelaskan tata cara pengisian dan kisi-kisi jenis soal.
Banyak ibu/bapak yang belum menyiapkan pensil 2B, sehingga harus keluar dan membeli di belakang.
Kemudian, petugas membagikan kertas hijau yang digabung dgn tanda bayar kita.
Isi dengan nama, alamat, jenis pengambilan SIM dan tanda tangan.
kertas Ijo sakti, tempat Nilai ujian terakhir tercatat

kertas Ijo sakti, tempat Nilai ujian terakhir tercatat

Petugas yang membimbing ternyata kocak, lewat humor-humornya, beliau menjelaskan kenapa banyak peserta yang gagal, dan mendorong supaya kita berusaha sendiri.
Pukul 9 lembar jawaban sudah dibagikan dan diminta untuk mengisi data nama, nomor registrasi dan membubuhkan tanda tangan, bagian ini masih diisi dengan pena.
Lalu lembar soal kita ambil, khusus sim C, B dan A, ternyata, ada 10 jenis soal yang berbeda, dan kita mengambil salah satunya, ini yang dimaksud nomor seri soal.
mau nyontek? harap-harap aja seri soal tetangga anda sama dengan anda:-p

mau nyontek? harap-harap aja seri soal tetangga anda sama dengan anda:-p

Nah, lalu disebutkan pengisian jenis SIM yang diambil dan nomor seri soal dengan pensil di lebar jawab bagian kanan atas.
Kemudian tepat 9.15 ujian berlangsung, 30 soal multiple choice (a/b/c), masalah rambu, marka jalan, peringatan dan lain-lain sebagainya.
Contoh soal dapat anda lihat dibawah.
Nah, dengan 10 jenis soal yang berbeda untuk setiap jenis SIM, akan menjadi sulit untuk kita mencontek.
Soal-soalnya sebenarnya mudah, namun penuh jebakan, sehingga kita harus 1-3x membaca, baru mengerti. Saran saya disini harus perlahan2 meski waktu cuma 15 menit ujian.
Setelah selesai, lembar jawaban dan form nama kita dikumpulkan.
Dan tunggu hingga nama kita diumumkan lulus atau tidak.
Harap ingat nomor seri ujian dan jenis sim yang kita ambil untuk mempermudah.
Setelah menunggu 1 jam, ternyata saya gagal melewati angka 18 jawaban yang benar dari point minimal yang harus dimiliki untuk lulus.
Namun, peserta yang gagal, termasuk saya, diberikan kesempatan untuk mengulang 1x langsung ke ruang ujian lagi.
Setelah hasil ujian dibacakan, ada yg ga percaya bisa lulus padahal jawaban pertanyaan diisi dengan asal, namun ada juga yang sudah 2-3x mengecheck jawaban dan yakin dengan benar jawabannya malah tidak lulus,termasuk saya, sayangnya memang kita tidak dapat mengetahui apa kesalahan dan dimana kegagalan kita.
Ya, namanya proses, ikuti aja, meski masgul juga ga lulus, ada ibu-ibu yang dengan memelas mohon bisa menggunakan jalan “samping” untuk lulus, tetapi petugasnya sangat tegar berkata,”ga bisa bu, silakan ikut ujian lagi”
Salut buat petugas tersebut.
setelah menjalani proses menunggu, ujian dan kembali menunggu hasil ujian diumumkan, ternyata saya gagal kembali, agak tidak percaya karena rasanya soal-soal kedua lebih mudah untuk dikerjakan.
ya sudah, terpaksa pulang dengan sedih, dan menunggu 2 minggu lagi untuk kembali ujian.
peserta diberikan 3x kesempatan untuk mengulang ujian teori, dengan jarak 2 minggu, jika pada kesempatan ke 3x tidak lulus, maka pembayaran pendaftaran kita dikembalikan, dan kita dapat mengikuti pendaftaran baru untuk mengulang.
setelah pulang, saya mempersiapkan diri dengan melakukan research dan pencarian situs informasi seputar ujian teori SIM, supaya saya mengerti jawaban yang benar seperti apa, dan aturan seperti apa yang harus diikuti.
berikut adalah beberapa website/blog informasi yang saya dapatkan, dan semoga berguna bagi anda mempersiapkan ujian pengambilan SIM.
<addresses>
contoh soal:
latihan ujian SIM online:
sharing detil ujian SIM
Blog keren kayaknya punya pak polisi
</addresses>
Persiapan yang dilakukan:
  1. datang maksimal 7.30 sampai di Samsat untuk menghindari panjangnya antrian.
  2. latihan dan kuasai materi teori.
  3. siapkan pensil 2B dan penghapus
  4. pena/pulpen
  5. uang kecil pecahan 1,10,20,50 ribu untuk mempermudah pembayaran dan menghindari kurang bayar
  6. waktu 4-6 jam untuk mengikuti proses.
  7. aqua botol biar tidak kehausan,
  8. pembunuh rasa bosan menunggu, blackberry/Nintendo DS/PSP lite dlsb. tentu lebih baik majalah, koran atau buku kesukaan anda.

bersambung ke membuat SIM C Resmi (tanpa tumbal apalagi abal-abal DAN lulus!)

About these ads

~ by celemotan on 28 December, 2009.

4 Responses to “[review] Membuat SIM C RESMI (tanpa tumbal apalagi abal-abal) – bagian 1”

  1. keren mas ! gw pengen bikin sim tp gak mau jalan belakang …biar jujur terus

  2. Nice blog,dan bener2 ngebantu.Izin ambil gambar yaa kakak,untuk keperluan presentasi.apa bolehh?thanks before

  3. baru beberapa hari lalu membuat sim juga , emang sekarang lebih ketat ya nggak bisa lewat samping2 lagi.. kemaren juga berhasil dapet tuh sim meskipun ngulang sekali untuk ujian teorinya :mrgreen:

    untuk saya kemaren dikasih tau salahnya dimana, sekalian saya minta petugas untuk membahasnya.. tapi kebetulan kemaren yang request seperti itu cuma saya aja jadi serasa diprivate deh :D

    http://greatstyo.wordpress.com/2010/03/15/pengalaman-membuat-sim-c/

  4. [...] "permalink" : "http%3A%2F%2Fcelemotan.wordpress.com%2F2009%2F12%2F28%2Fsimcv2%2F" } setelah gagal menjalani ujian teori 2 minggu lalu, maka tibalah saat yang dinantikan, yaitu ujian teori ulang kesempatan yang kedua, [...]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 39 other followers

%d bloggers like this: